Main image

Monday, May 02, 2011

Special Report : Perjalanan ke TNUK P.Peucang ,Cidaon ,dan P.Handeuleum

Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) merupakan obyek wisata alam yang menarik, dengan keindahan berbagai bentuk gejala dan keunikan alam berupa sungai-sungai dengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut dan peninggalan budaya/sejarah (Arca Ganesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan). Kesemuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk dikunjungi dan sulit ditemukan di tempat lain.

P.Peucang ,P.Handeuleum ,dan Cidaon adalah bagian dari Taman Nasional Ujung Kulon.

Pulau Peucang. Pantai pasir putih, terumbu karang, perairan laut yang biru jernih yang sangat ideal untuk kegiatan berenang, menyelam, memancing, snorkeling dan tempat ideal bagi pengamatan satwa satwa rusa di habitat alamnya.

Pulau Handeuleum, Cigenter, Cihandeuleum. Pengamatan satwa (banteng, babi hutan, rusa, jejak-jejak badak Jawa dan berbagai macam jenis burung), menyelusuri sungai di ekosistem hutan mangrove.

Cidaon. Menjelajahi hutan, padang pengembalaan satwa (banteng liar).

Musim kunjungan terbaik: bulan April s/d September.

Tulisan diatas merupakan sedikit info yang saya dapat dari http://www.dephut.go.id,dan membuat rasa penasaran yang amat sangat ingin menjejakkan kaki disana melihat secara nyata sebagian kekayaan alam Indonesia. Dan ternyata banyak pula teman-teman saya yang berminat sama untuk pergi kesana.

Diawali dengan obrolan santai akhirnya kami sepakati untuk bareng-bareng pergi ke TNUK P.Peucang.

Dari jauh-jauh hari kami rancang perjalanan ini agar efektif dari segi biaya dan waktu dan tentu saja dirancang agar membuat perjalanan seru ini membuat kita bisa mengendurkan urat Syaraf rutinitas yang sangat menjemukan.

Sebanyak 20 orang sudah mengacungkan jari untuk ikut dalam perjalanan ini. Jumlah sebanyak ini sudah cukup bagus untuk penghematan biaya,mengingat transportasi dan akomodasi (salah satunya: sewa perahu) menuju kesana lumayan mahal.Setelah semua planning oke sesuai skenario maka Kami segera LET”S GO …!!!.

Inilah special Report kami:
(Biar ga dibilang HOAX special report ini kami sertakan juga picture-picture kerennya :-) )

Kami sepakati berangkat jam 24.00 jum’at malam tanggal 22 april 2011 (libur 3 hari) dari meeting point di depan Masjid Agung Cilegon. Kami berangkat dari Cilegon menuju Kampung Sumur menggunakan 1 Mini Bus (kapasitas 25 orang) yang kami charter untuk antar jemput kami.

Sampai di kampung Sumur jam menunjukan pukul 04.05 (lumayan dapat tidur ± 3 jam diperjalanan tadi heheh) lalu menuju rumah juragan perahu yang telah kita kontak sebulan sebelumnya untuk booking 1 perahu menuju P.Peucang. Disana teh manis panas dan kopi hitam panas sudah menanti kami.
Masuk waktu sholat subuh ,kami sholat secara berjama’ah kemudian dilanjutan dengan sarapan nasi uduk plus telor asin yang sudah disiapkan oleh tuan rumah.


Setelah 2 jam lebih menghilangkan rasa pegal-pegal karena banyak ruas jalan yang menuju kesana rusak ,kami bersiap berangkat ke tepi pantai untuk memulai perjalanan laut ,sekitar 3 jam lebih kata juragan kapal menuju P.Peucang. Jam 6 lebih dikit kami meninggalkan Kampung Sumur.

Jam 9.30an kami tiba di dermaga P.Peucang.

inilah penampakan perahu yang kami tumpangi dan dermaga P.Peucang:



Setiba di P.Peucang,kami menunggu beberapa saat untuk bisa masuk menempati penginapan kami karena petugas sana harus prepare tempatnya dulu.

Setelah mendapat tempat ,Jam 10an Teman-teman kami yang sudah gatel ga nahan untuk mancing (termasuk saya heheheh),segera mempersiapkan peralatan tempurnya untuk mancing ,sebagian ada yang mancing ala ngoyor alias mancing di pinggiran pantai sambil berendam dan sebagian lagi berangkat dengan perahu untuk mancing ala mancing dasaran, saya yang termasuk mancing diatas perahu.

Jam 12an Kami mengakhiri sesi mancing untuk sholat dhuhur dan makan siang yang sudah disiapkan oleh juru masak kami yang kami sewa dari K.Sumur.Hasil mancingnya lumayan meskipun kurang memuaskan tetapi sangat cukup untuk acara bakar-bakar ikan malam harinya.

Acara selanjutnya sekitar Jam 14an Kami beranjak ke perahu untuk segera menuju ke Penggembalaan Banteng di CIDAON. Disana kami menjumpai banteng dipadang pengembalaan yang lumayan luas.

Sesi berphoto ria pun sangat rugi bila di lewatkan begitu saja.




Sesi Photo-photo selesai ,kita kembali ke perahu untuk berputar mengelilingi P.Peucang melihat keindahan alam yang sangat indah karya Sang Pencipta.



Jam 16an lebih dikit kami mendarat kembali ke P.Peucang Untuk Sholat Ashar dan siap-siap untuk BERENAAAANG dan coba belajar SNORKLING dipinggir pantai yang bening !!!!,kalo di ibaratin sih seperti kolam renang air asin yang diisi ikan hehehe……


Setelah lelah berenang Kami segera berbilas alias mandi ,nah disini nih kekurangannya P.Peucang.. sanitasi air nya ga sebanding dengan banyaknya wisatawan…airnya pompanya kecil mengalirnya. Terus mungkin karena kami memilih penginapan yang kelas ekonomi jadi toiletnya pun kurang okeh di tambah lagi ada babi hutan yang berkeliaran disekitarnya. Jadi sebanding kali ya heheheh..


Tidak mau kalah dengan babi hutan ,rusa pun disini berkeliaran dengan tenangnya.


Acara selanjutnya Kami bersiap-siap untuk sholat magrib berjama’ah . Karena tadi sore renang ,perut jam segini sudah berteriak-teriak minta diisi. Untung juru masak yang kami bawa dari k.sumur sudah selesai mempersiapkan makan petangnya untuk kami (emang ada makan petang ???). Versi kami..makan malamnya kan nanti bakar-bakar ikan….ah itu mah ngemil .

Tidak terasa sesi bakar ikan selesai jam 11an dan mata kami sudah protes minta di pejamkan..Yang belum sholat isya segera melaksanakannya….akhirnya kami sepakat menutup hari ini dengan TIDUUUURRR.

Sebelum matahari bersinar alias masuk waktu shubuh di barak kami sudah seperti pasar,karena harus berebutan ke kamar mandi…..ingat air terbatas. Selesai sholat subuh berjama’ah ,teh manis panas dan kopi special hot sudah menanti untuk segera dinikmati. Sebelum memulai aktifitas masing-masing,karena di schedule nya acara bebas ,kami di bekali dengan sarapan nasi goreng special yang okeh banget (apa karena suasana mendukung ditambah emang perut lagi laper ya ???jd enak banget tuh nasi goreng). Saya bersama sohib memilih untuk trakking sepanjang pantai untuk mengisi acara dipagi ini. Pantainya berpasir putih halus,karangnya indah dan ikan hiasnya kelihatan ceria menyambut kami .

Setelah cukup dirasa pegel nih kaki kami kembali ke barak untuk siap-siap BERENAAANG lagi !!!

Jam 10an kami bersiap-siap untuk meninggalkan P.Peucang menuju P.Handeuleum


Sekitar Jam 12an kami tiba di P.Handeuleum, disana kami disambut oleh rusa- rusa liar yang jinak,sementara juru masak mempersiapkan Lunch untuk kami, kami Sholat dhuhur dan kemudian memulai explorasi pulau alias photo-photo di Pulau ini.


Acara di P.Handeulum ini Kami akhiri sekitar Pukul 14.00 ,dan kami bersegera meninggalkan pulau ini menuju Kampung Sumur. Sebenarnya di Pulau ini Kita bisa ber “ kano” ria menelusuri sungai Ciganter ,dimana di sepanjang sungai ini banyak satwa-satwa liar yang bisa kita saksikan misalnya buaya,tetapi karena waktu yang sangat terbatas keinginan kami untuk ber kano ria kami pendam dulu.

Tiba di Kampung Sumur sekitar jam 16.00an,disana sang juragan perahu sudah menanti kami dengan ramahnya dan sudah menyiapkan es teh manis untuk kami.Sebelum pamit meninggalkan Kampung sumur ,kami ikut numpang sholat ashar dulu. Jam 16.30an kami meninggalkan Kampung sumur.

Terlihat jam di dalam mini bus yang kami tumpangi telat 1 jam seharusnya jam 16.25an. setelah 1,5 jam perjalanan kami berhenti untuk cari buah tangan alias oleh-oleh untuk orang dirumah sekalian melaksanakan sholat magrib.

Alhamdulliah Kami tiba di Kota Cilegon kisaran pukul 21.00.

Keindahan TNUK P.Peucang dan kebersamaan kami selama di perjalanan adalah hal yang sulit untuk dilupakan.
RSS Feed

Labels